transt777

Begini Cara Mencegah Cacar Monyet, Agar Tetap Indonesia 0 Kasus

Masih belum usai pandemi Covid-19, dunia kembali dirundung kabar tidak enak mengenai merebaknya virus cacar monyet atau monkeypox beberapa minggu terakhir.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menaruh perhatian besar pada berbagai kasus cacar monyet yang tersebar di berbagai belahan dunia ini. WHO memperingatkan bahwa kemungkinan virus ini akan makin menyebar di berbagai negara.

Berbagai kasus muncul sejak awal Mei 2022. Melansir dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Eropa (ECDC), hingga Rabu (25/05/2022), setidaknya sudah 219 kasus terkonformasi yang dilaporkan dari seluruh dunia.

Kebanyakan kasus dideteksi pada anak muda. Di Indonesia sendiri, menurut laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) belum ada laporan mengenai kasus cacar monyet. “Hingga saat ini belum ada kasus (cacar monyet) yang dilaporkan dari Indonesia,” kata Juru BIcara Kemenkes RI dr Mohammad Syahril, Sp.P, MPH pada konferensi pers secara virtual di Jakarta, Selasa (24/05/2022). Meski begitu, pihak Kemenkes menyebut kita perlu tetap waspada. Untuk itu, kita perlu mengetahui langkah-langkah pencegahannya.

Dalam upaya mencegah, kami meminta keterangan dari Dr. dr. Prasetyadi Mawardi, SpKK(K), FINSDV, FAADV di Poliklinik Infeksi Tropik KSM Ilmu Dermatologi dan Venereologi RSUD dr. Moewardi Surakarta. “Monkeypox sebenarnya merupakan infeksi zoonosis yang disebabkan oleh Pox Virus.

Menurut klasifikasi virus ini termasuk dalam famili kelompok virus Poxviridae, menyebab cacar Smallpox,” kata Prasetyadi pada Jumat (20/05/2022). “Smallpox atau Variola sudah dinyatakan tidak ada sejak puluhan tahun lalu, terkait keberhasilkan vaksinasi,” sambungnya.

Penularan Cacar Monyet

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Kompas.com juga mendapat keterangan dari dr. Pratiwi Prasetya Primisawitri, mahasiswa PPDS-DV yang bertugas di Poli Dermatologi Tropik RSUD dr. Moewardi.

Pratiwi menjelaskan bahwa penularan dari hewan ke manusia (zoonotik) dapat terjadi dari kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, atau lesi kulit atau mukosa dari hewan yang terinfeksi. “Penularan dari manusia ke manusia dapat terjadi akibat kontak dekat dengan sekret pernapasan, lesi kulit orang yang terinfeksi, atau benda yang baru saja terkontaminasi,” kata Pratiwi.

“Penularan melalui saluran pernapasan biasanya memerlukan kontak yang berkepanjangan sehingga menempatkan tenaga kesehatan dan kontak dekat lainnya dari kasus aktif pada risiko yang lebih besar,” sambungnya. Selain dari kontak dekat, Prasetyadi juga menyebut bahwa ada risiko penularan dari ibu hamil ke janin.

Pencegahan Cacar Monyet

Lalu bagaimana cara mencegah penularan tersebut? Beberapa langkah pencegahan yang bisa kita ambil dijelaskan oleh dr Annisa Marsha Evanti, mahasiswa PPDS-DV yang bertugas di poli Dermatologi Tropik RSUD Moewardi. Marsha menyebut bahwa cacar monyet atau monkeypox dapat dicegah melalui perilaku hidup bersih dan sehat.

Beberapa yang bisa kita lakukan, di antaranya:

Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol

  • Menghindari kontak langsung dengan tikus atau primata
  • Membatasi paparan langsung dengan darah atau daging hewan yang tidak dimasak dengan baik
  • Menghindari kontak fisik dengan orang yang terinfeksi
  • Menghindari kontak dengan material yang terkontaminasi termasuk tempat tidur atau pakaian yang digunakan penderita cacar monyet
  • Menghindari kontak dengan hewan liar atau mengonsumsi daging hewan liar.

Selain itu, Marsha juga mengingatkan pelaku perjalanan yang baru kembali dari wilayah yang terjangkit monkeypox atau cacar monyet untuk segera memeriksakan diri jika mengalami beberapa gejala.

Gejala yang dimaksud Marsha adalah: Demam tinggi mendadak setelah kepulangan dari wilayah terjangkit Pembesaran kelenjar getah bening Ruam kulit dalam kurun waktu kurang dari 3 minggu setelah kepulangan.

Kandungan Gizi Bayam, Sayuran Hijau yang Sangat Menyehatkan

Bayam merupakan sayuran berdaun hijau yang dianggap sangat sehat karena sarat akan nutrisi dan antioksidan. Mengonsumsi bayam dapat bermanfaat bagi kesehatan mata, menurunkan stres oksidatif, mengurangi tekanan darah, dan lain-lain.

Dilansir dari Healthline, bayam mentah sebanyak 100 gram mengandung 23 kalori, 91 persen air, 2,9 gram protein, 3,6 karbohidrat, 0,4 gram gula, 2,2 gram serat, dan 0,4 gram lemak.

Karbohidrat Karbohidrat dalam bayam sebagian besarnya adalah serat yang sangat sehat. Bayam juga mengandung sejumlah kecil gula yang sebagian besarnya adalah glukosa dan fruktosa.

Serat Bayam kaya akan serat tidak larut yang dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan khususnya bagi sistem pencernaan. Ini dapat membantu mencegah sembelit.

Kandungan Vitamin

Vitamin dan mineral Bayam merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat baik, temasuk vitamin A, vitamin C, vitamin K1, vitamin B9 atau folat, zat besi, kalsium, potasium, magnesium, vitamin B6 dan vitamin E.

1. Vitamin A: Bayam kaya akan karotenoid yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A.

2. Vitamin C: Vitamin ini merupakan antioksida kuat yang meningkatkan kesehatan dan menguatkan kekebalan tubuh.

3. Vitamin K1: Vitamin ini sangat penting untuk pembekuan darah. Satu daun bayam mengandung lebih dari setengah kebutuhan harian akan vitamin K1.

4. Asam folat: Asam folat atau vitamin B9 merupakan senyawa yang sangat penting untuk wanita hamil agar fungsi sel normal dan pertumbuhan jaringan yang baik.

5. Zat besi: Bayam merupakan sumber zat besi yang sangat baik. Zat besi ini membantu memproduksi hemoglobin yang membawa oksigen ke jaringan tubuh.

6. Kalsium: Mineral ini sangat penting untuk kesehatan tulang dan molekul sinyal penting untuk sistem saraf, jantung, dan otot. Selain mengandung berbagai nutrisi tersebut, bayam juga mengandung senyawa tanaman penting, yakni lutein, kaempferol, nitrat, kuersetin, dan zeaxanthin.

Lutein dan zeaxanthin merupakan senyawa yang terkait dengan kesehatan mata. Kaempferol merupakan antioksidan yang menurunkan risiko kanker dan penyakit kronis.

Sementara itu, nitrat dalam bayam berfungsi untuk meningkatkan kesehatan jantung dan kuersetin bekerja menangkal infeksi dan peradangan.

Kelas 1-3 BPJS Kesehatan Dihapus, Tarif Baru Lebih Merakyat?

Pemerintah berencana untuk mengubah golongan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan. Proses uji coba dilakukan di beberapa rumah sakit terpilih paling siap mulai tahun ini.

Dengan kebijakan ini, artinya kelas BPJS Kesehatan yang saat ini terdiri dari kelas 1, 2 dan 3 akan dihapuskan. Sehingga penerapan kelas BPJS ke depan tunggal atau disebut kelas standar.

Begitu juga dengan iurannya akan ditetapkan tunggal. Meski demikian tarif iurannya belum disampaikan pemerintah secara rinci.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, terkait iuran pihaknya akan melakukan koordinasi dulu dengan Kementerian Keuangan. Sebab, keputusan anggaran ada di Sri Mulyani.

“Kemudian menanyakan iuran BPJS. Itu nanti mesti ngomong ke Kementerian Keuangan, karena itu sudah merupakan pendapatan yang beliau (Sri Mulyani) yang berwenang,” ujarnya saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI.

Sementara itu, Anggota DJSN Iene Muliati menyebutkan, untuk tarif masih dalam perhitungan. Secara rinci akan dijelaskan saat kebijakan kelas standar disepakati bersama dengan DPR RI.

“Kita masih dalam proses untuk tarif. Ini harus selesaikan dan sepakati dulu yang 12 kriteria (kelas standar). Kalau sudah disepakati baru hitung bagaimana tarif dan dampak pembiayaan lainnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Saleh Partaonan Daulay, Anggota Komisi IX DPR pernah mengusulkan agar besaran iuran BPJS Kesehatan, jika kelas standar diterapkan dengan nilai Rp 75.000. Karena berhitung berdasarkan aktuaria kelas 3 dan kelas 2.

Disisi lain, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menghimbau agar pemerintah dan otoritas dalam menerapkan tarif iuran BPJS Kesehatan kelas standar harus mempertimbangkan kondisi finansial dan daya beli peserta mandiri.

Ketua YLKI Tulus Abadi menjelaskan kelas standar secara harfiah memang merupakan amanat Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), oleh karena itu pemerintah kata Tulus sebaiknya harus mempertimbangkan kemampuan para peserta mandiri atau Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) terutama yang Kelas III.

Artinya tarif kelas standar BPJS Kesehatan harus bisa dijangkau untuk semua kalangan atau harus lebih murah dari tarif yang berlaku saat ini.

“Tarif ini, memang dengan kelas standar ini kan harapannya akan menjadikan tarif yang lebih rasional kepada masyarakat. Tapi, implikasinya ke kelompok menengah ada kenaikan,” ujar Tulus kepada wartawan.

“Artinya pemerintah untuk menetapkan sistem tarifnya harus ada kajian komprehensif yang memperhatikan semua kepentingan, semua stakeholder. Khususnya di kelas menengah ke bawah, terutama yang Kelas III,” kata Tulus melanjutkan.

Seperti diketahui, sejak Januari 2021 iuran BPJS Kesehatan Kelas III peserta PBPU telah mengalami kenaikan. Iuran yang berlaku saat ini adalah sebesar Rp 42.000 per bulan, namun pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 7.000 per anggota.

Sehingga peserta PBPU Kelas III BPJS Kesehatan harus membayar Rp 35.000 per bulan, naik Rp 9.500 dari sebelumnya hanya Rp 25.500 per bulan. Sementara untuk Kelas I Rp 150.000 per bulan dan Kelas II Rp 100.000 per bulan.

Adapun bila mengalami keterlambatan atau tunggakan pembayaran, maka akan ada denda yang dikenakan. Besaran denda diatur dalam Perpres No. 64 Tahun 2020 di mana denda yang dibebankan sebesar 5% dari biaya diagnosa awal pelayanan kesehatan rawat inap dikalikan jumlah bulan tunggakan.

Pun jika dilihat dari jumlah kepesertaannya, berdasarkan data DJSN, Kelas III memiliki jumlah peserta yang tidak bisa dibilang sedikit, yakni sebanyak 23 juta orang atau tepatnya 23.126.007 peserta per Juni 2021.

“Kalau dengan kelas standar artinya nanti Kelas III kan terjadi kenaikan itu yang harus ada perhitungan kemampuan finansial, daya beli, dan lain sebagainya,” ujar Tulus.

Senam Lantai, Senam yang Membutuhkan Gerakan Keseimbangan, Kekuatan, dan Kelenturan

Senam menjadi salah satu olahraga yang cukup populer di Indonesia. Tak membutuhkan peralatan khusus menjadi alasan utama senam digemari di negeri ini.

Meski begitu, melakukan senam bukanlah perkara mudah. Terlebih, ketika melakukan jenis senam yang membutuhkan gerakan keseimbangan, kekuatan, dan kelentukan.

Salah satunya adalah senam lantai. Senam lantai menjadi salah satu jenis senam yang membutuhkan gerakan keseimbangan, kekuatan, dan kelentukan.

Hal ini disebabkan karena gerakan-gerakan dasar senam lantai menggabungkan unsur fleksibilitas; kekuatan; loncatan; dan keseimbangan. Sehingga, olahraga yang akrab dikenal sebagai floor exercise ini membutuhkan sebuah matras dalam pengaplikasiannya.

Matras sendiri berperan penting untuk melindungi tubuh dari risiko benturan keras yang dapat terjadi akibat gerakan-gerakan dasar senam lantai. Beberapa gerakan dasar senam lantai yang populer di Indonesia antara lain guling depan, guling belakang, kayang, dan handstand.

Cara Melatih Keseimbangan Tubuh

Melakukan gerakan senam lantai harus diiringi dengan keseimbangan tubuh yang baik. Sebab, dengan memiliki keseimbangan yang baik, kemungkinan risiko cedera bisa dihindari ketika melakukan gerakan senam lantai.

Dilansir dari healthline ada tiga langkah untuk meningkatkan keseimbangan tubuh. Berikut beberapa tips meningkatkan keseimbangan tubuh anti ribet dan dapat diterapkan di rumah:

Rock The Boat

  1. Berdiri dengan kaki terbuka selebar pinggul
  2. Fokuskan berat badan tubuh ke kedua kaki
  3. Lalu, pindahkan seluruh berat badan ke kaki kiri sembari mengangkat kaki kanan
  4. Tahan selama 30 detik
  5. Perlahan turunkan kaki kanan dan ulangi hal serupa di sisi yang lain

Tightrope Walk

  1. Siapkan seutas tali
  2. Ikat tali ke dua tiang atau taruh tali di lantai (harus diselotip)
  3. Mulai berjalan di atas tali dengan merentangkan kedua tangan ke samping
  4. Berjalan hingga ke ujung tali tanpa melangkah ke samping
  5. Ulangi kegiatan ini hingga berhasil melakukannya tanpa keluar dari jalur

Flamingo Stand

  • Berdiri dengan kaki rapat
  • Angkat kaki kiri lurus ke depan atau membuat sudut 90 derajat
  • Bisa juga memanfaatkan medium seperti dinding atau kursi untuk menopang tubuh
  • Perhatikan postur tubuh, mulai dari kepala hingga tulang belakang harus tegak lurus
  • Tahan pose ini hingga 15 detik
  • Ulangi dan lakukan pada sisi sebaliknya

Manfaat Senam Lantai

Walau melakukan gerakan senam lantai tidaklah mudah, tetapi terdapat segudang manfaat dari aktivitas ini. Baik itu secara fisik maupun mental.

Secara fisik, senam lantai sangat berguna untuk menjaga kekuatan otot, meningkatkan kelenturan tubuh, hingga membakar lemak di dalam tubuh. Sementara, secara mental, senam lantai memiliki manfaat utama guna membantu mengatur tingkat emosi.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Paru – Paru

Paru-paru merupakan organ pada sistem pernafasan yang berhubungan dengan sistem peredaran darah. Manusia memiliki dua paru-paru yaitu paru kiri dan paru kanan. Paru kiri memiliki dua lobus sehingga ukurannya lebih kecil dari paru kanan yang memiliki tiga lobus.

Paru-paru yang sehat mampu menyediakan oksigen dalam jumlah besar untuk darah sehingga memberikan dampak bagus bagi tubuh agar bisa bekerja dan melakukan aktifitas dengan baik. Paru-paru merupakan organ yang sangat berperan dalam sistem pernapasan bagi manusia.

Jika terjadi sesuatu pada paru-paru atau organ ini berfungsi kurang baik, maka bisa berakibat menurunkan aliran oksigen ke seluruh tubuh serta menaikkan risiko terkena penyakit paru-paru lainnya. Tentunya salah satu cara menjaga kesehatan paru-paru adalah dengan tidak merokok. Namun selain itu, ada 5 cara lain yang bisa kamu terapkan untuk menjaga kesehatan paru-paru:

1. Mengonsumsi Antioksidan

Untuk menjaga kesehatan paru-paru, disarankan secara rutin mengonsumsi makanan sehat seperti buah-buahan, khususnya yang kaya kandungan vitamin C. Karena buah-buahan tersebut dipercaya memiliki kemampuan untuk melindungi paru-paru dari kerusakan yang disebabkan oleh oksidan.

2. Rutin Melakukan Olahraga

Untuk sebagian orang, melakukan olahraga adalah hal yang sulit. Padahal dengan rutin melakukan olahraga banyak manfaat yang bisa didapat. Maka dari itu, mulailah berolahraga secara bertahap. Dengan minimal melakukannya sebanyak 3 kali selama seminggu, mulai dari olahraga yang ringan seperti jalan kaki atau jogging.

3. Menjauhi Asap Rokok

Seseorang yang bukan perokok namun menghirup asap rokok berisiko mengidap penyakit yang sama dengan perokok. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindari perokok pasif adalah dengan melarang perokok untuk merokok di dalam rumah, mobil, atau lingkungan kerja.

4. Meningkatkan Udara di Dalam Ruangan

Cara lain yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan paru-paru adalah dengan memastikan udara masuk ke dalam rumah secara cukup. Kamu bisa membuka jendela saat sedang membersihkan perabotan rumah atau melakukan kegiatan pembersihan lainnya.

5. Menghindari Paparan Polusi

Dalam aktivitas sehari-hari sebaiknya hindari terkena paparan polusi seperti debu, asap, abu, dan lain-lain. Polusi udara di dalam dan luar ruangan bisa menyebabkan masalah kesehatan, terutama bagi seseorang yang memiliki penyakit paru-paru. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kondisi udara agar tetap bersih:

Lingkungan di Luar Ruangan

Tidak membiarkan mesin mobil menyala ketika tidak dipakai.
Tidak menggunakan pestisida dan bahan kimia lainnya dihalaman dan taman.
Gunakan masker saat kamu mengendarai motor.

Lingkungan di Dalam Ruangan

  • Membersihkan secara berkala peralatan rumah tangga.
  • Menjaga kebersihan lantai, kamar mandi, dan dapur.
  • Menjaga kebersihan sofa, Kasur, dan bantal dari debu.
  • Menjaga sirkulasi udara di dalam ruangan.

    Itu dia beberapa langkah untuk menjaga kesehatan paru paru. Sebaiknya berdiskusi secara rutin bersama dokter untuk mengetahui kondisi paru-paru maupun organ lainnya.

Tips dan Cara Untuk Berhenti Merokok

Konsumsi rokok dapat merugikan kesehatan seseorang, baik perokok itu sendiri maupun perokok pasif. Merokok merupakan penyebab utama penyakit tidak menular seperti penyakit jantung koroner, stroke, hipertensi, kanker, penyakit paru menahun, gangguan janin, gangguan pernapasan (PPOK, dan asma), impotensi, dan kesuburan.

Akibatnya, bukan hanya pengeluaran biaya yang mahal untuk pengobatan, tetapi juga hilangnya waktu produktivitas sebagai masyarakat produktif.

Perlu diketahui, di dalam sebatang rokok terkandung 4 ribu jenis senyawa kimia, seperti nikotin yang menyebabkan kecanduan. Dari 4 ribu itu terdapat 400 jenis zat beracun, diantaranya racun serangga, racun tikus, kapur barus, pembersih lantai, gas beracun, dan zat pengawet mayat, serta 43 zat beracun yang menyebabkan kanker seperti tar atau aspal.

Data WHO pada 2011, di seluruh dunia kematian akibat rokok lebih dari 5 juta pertahun. (setiap 6 detik terjadi 1 kematian akibat rokok). Setiap 10 kematian, 2 di antaranya akibat rokok. Secara umum, perokok 10 tahun lebih dini meninggal dibandingkan yang bukan perokok.

Selain itu, data terbaru dari siaran pers yang dipublikasi who.int pada Selasa (10/1/2017), secara global ada 1,1 miliar perokok tembakau berusia 15 atau lebih tua, dengan sekitar 80% hidup di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, dan sekitar 226 juta perokok hidup dalam kemiskinan.

Jika pengeluran rokok dialihkan untuk mencukupi kebutuhan gizi bagi keluarga, kualitas gizi dan sumber daya manusia keluarga miskin akan meningkat dan akhirnya akan berperan dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Kalau tidak sekarang, kapan lagi anda berhenti merokok, lakukan dengan cara dan langkah serta tips nya berikut ini.

Cara dan Langkah Berhenti Merokok

Cara 1: Berhenti seketika.

Hari ini anda merokok besok anda berhenti sama sekali. Untuk kebanyakan orang, cara ini paling berhasil

Cara 2: Kurangi Secara Bertahap

Jumlah rokok yang dihisap setiap hari dikurangi secara berangsur-angsur dengan jumlah yang sama sampai 0 batang pada hari yang ditetapkan. Misalnya hari pertama berhenti merokok, menghabiskan 10 batang, hari ke-2 atau ke-3 turun jadi 8 batang, dan seterusnya.

Untuk cara ke-2 ini harus ditentukan pola penurunannya dan tanggal berapa berhenti merokok menjadi 0 batang. Tanggal itu harus diberitahukan pada keluarga, kerabat, atau teman agar mereka dapat membantu mengingatkan.

Tips Berhenti Merokok

  • Motivasi, yakni bulatkan tekad untuk berhenti merokok.
  • Berhenti merokok seketika atau total, atau melakukan pengurangan jumlah rokok yang dihisap secara bertahap.
  • Kenali waktu dan situasi dimana anda paling sering merokok.
  • Tahan keinginan merokok dengan menundanya.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Minta dukungan dari keluarga dan sahabat.
  • Konsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan.
  • Ketika anda behenti merokok, berikut manfaat kesehatan yang akan anda dapatkan.

20 menit berhenti merokok, tekanan darah, denyut jantung, dan aliran darah tepi membaik. 12 jam berhenti merokok, hampir semua nikotin dalam tubuh sudah dimetabolisme, tingkat CO di dalam darah menjadi normal.

24-48 jam berhenti merokok, nikotin mulai tereliminasi dari tubuh, fungsi pengecapan dan penciuman mulai membaik, serta sistem kardiovaskular meningkat baik. 5 hari berhenti merokok, sebagian besar metabolit dalam tubuh sudah hilang, fungsi perasa atau pengecap, dan pencium jauh lebih baik, sistem kardiovaskular terus meningkat baik.

2-6 minggu berhenti merokok, risiko infeksi pada luka setelah pembedahan berkurang secara bermakna, fungsi silia saluran napas dan fungsi paru membaik. Napas pendek dan batuk-batuk berkurang. 1 tahun berhenti merokok, risiko penyakit jantung koroner menurun setengahnya dibandingkan dengan orang yang tetap merokok.

5 tahun berhenti merokok, risiko stroke menurun pada level yang sama seperti orang yang tidak pernah merokok. 10 tahun tidak merokok, risiko kanker paru berkurang setengahnya. 15 tahun berhenti merokok, semua penyebab mortalitas dan risiko penyakit jantung koroner menurun pada level yang sama seperti orang yang tidak pernah merokok. Tunggu apa lagi, berhenti merokok atau nyawa anda yang dihentikan rokok.

Dijadikan Vaksin Booster, Ini Efek Samping Moderna & Pfizer

Mulai tanggal 12 Januari 2022 mendatang, Indonesia diharapkan memulai program vaksinasi booster ke masyarakat. Dengan dosis ketiga diharapkan bisa meningkatkan antibodi, serta mencegah meluasnya Covid-19 yang saat ini sedang menghadapi gelombang penularan varian Omicron.

Ada sejumlah jenis vaksin yang ada saat ini dan kemungkinan jadi dosis ketiga diantaranya vaksin mRNA Pfizer dan Moderna.

Seperti dua dosis awal, vaksin booster juga memiliki efek samping pada para penerimanya. Termasuk pada para penerima vaksin Pfizer dan Moderna.

Efek samping merupakan hal yang normal terjadi. Menurut Dr Samir Sinha, Direktur Geriatri RS Sinai Health dan University Health Network Toronto Kanada, efek samping memberitahu penerimanya sistem kekebalan terjadi.

“Efek samping sering memberi tahu kita jika sistem kekebalan benar bekerja dan merespon sebagaimana mestinya pada vaksin,” ungkapnya.

Sementara menurut ahli imunologi dan ilmuwan senior di Institut Penelitian Pusat Kesehatan Universitas McGill (MUHC), Dr Ciriaco Piccirillo, efek samping dari dosis ketiga harus tidak jauh berbeda dengan dua vaksin pertama.

Berikut ini beberapa efek samping kedua vaksin :

Vaksin Pfizer

Survei yang diadakan di Israel mengungkapkan kebanyakan penerima dosis ketiga Pfizer mendapatkan efek samping yang serupa atau lebih sedikit dari yang dirasakan pada dua dosis sebelumnya.

Sementara itu, data uji klinis yang dimasukkan ke Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, rasa sakit pada tempat suntikan adalah efek samping paling umum dan dilaporkan 83% penerima.

Efek samping terbanyak berikutnya adalah kelelahan (63,8%), sakit kepala (48,4%), nyeri otot atau sendi (39,1%), dan kedinginan (29,1%). Efek sampingnya ringan hingga sedang dan berlangsung dua hari setelah booster diberikan.

“Sebagai catatan, pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak lebih sering setelah booster daripada dosis kedua dari seri primer dua dosis,” ungkap FDA.

Vaksin Moderna

Beberapa efek samping yang dilaporkan pada uji klinis booster Moderna yakni nyeri pada tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, sendi kaku, kedinginan, mual/muntah, pembengkakan aksila, demam, pembengkakan di tempat suntikan, kemerahan tempat suntika dan ruam.

Moderna dalam uji klinisnya melaporkan efek samping lain. Yakni anafilaksis dan reaksi alergi parah lain, miokarditis, perikarditis dan pingsan.

6 Cara Cek Status BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak Secara Online dan Offline

Cara cek status BPJS Kesehatan bisa dilakukan secara online maupun offline.

Pengecekan status BPJS Kesehatan perlu dilakukan untuk mengetahui apakah status kepesertaannya aktif atau tidak. Sebab, apabila status kepesertaannya tidak aktif, maka kartu BPJS Kesehatan tidak dapat digunakan.

Dilansir dari laman BPJS Kesehatan, Minggu (22/5/2022), Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan kemudahan akses bagi peserta BPJS Kesehatan untuk melakukan pengecekan status.

Kemudahan tersebut berupa cara pengecekan status BPJS Kesehatan yang bisa dilakukan secara mandiri selama 24 jam yakni secara online. “Ada banyak kanal digital yang bisa dimanfaatkan peserta JKN-KIS untuk mengecek status kepesertaan JKN-KIS,” terang Iqbal.

Adapun kanal yang bisa digunakan untuk cek status kepesertaan BPJS Kesehatan secara online, di antaranya aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, Chat Assistant JKN (CHIKA), Voice Interactive JKN (VIKA), hingga direct message di media sosial resmi BPJS Kesehatan.

Cara Cek Status BPJS Kesehatan

Untuk mengetahui status BPJS Kesehatan, peserta bisa melakukan pengecekan secara online maupun offline. Berikut cara cek status BPJS Kesehatan:

1. Aplikasi Mobile JKN Cara cek status BPJS Kesehatan bisa dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN.

Pengecekan melalui Mobile JKN bisa dilakukan secara online/daring. Artinya, peserta tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan.

Berikut cara cek status BPJS Kesehatan via aplikasi Mobile JKN:

  1. Peserta BPJS Kesehatan mengunduh aplikasi Mobile JKN di Google Play Store atau App Store.
  2. Peserta mendaftarkan diri apabila belum memiliki akun.
  3. Lakukan login dengan memasukkan NIK/nomor kartu dan password.
  4. Masukkan captcha pada kolom yang telah disediakan sesuai dengan yang tertera di Aplikasi.
  5. Klik Login
  6. Pilih menu peserta
  7. Halaman akan menampilkan informasi Status keaktifan kepesertaan JKN-KIS dan data identitas.

2. Layanan CHIKA (Chat Assistant JKN)

Pengecekan status BPJS Kesehatan juga bisa dilakukan melalui layanan CHIKA. Layanan ini bisa diakses oleh peserta secara daring melalui aplikasi media sosial, seperti Facebook, Telegram, atau WhatsApp.

Berikut akun media sosial BPJS Kesehatan:

  • Facebook/BPJSKesehatanRI/ Pesan
  • Telegram di @Chika_BPJSKesehatan_bot
  • WhatsApp di nomor 08118750400.
  • Adapun cara untuk cek status BPJS Kesehatan melalui layanan CHIKA adalah sebagai berikut:
  • Lakukan chat CHIKA melalui Facebook Messenger, Telegram dan Whatsapp
  • Memilih menu cek status peserta Mengetikkan nomor peserta/NIK
  • Masukkan tanggal lahir sesuai format yang diminta
  • CHIKA akan menampilkan informasi status keaktifan kepesertaan JKN-KIS

3. Care Center BPJS Kesehatan Care Center 165

Cara cek status BPJS Kesehatan secara online juga bisa dilakukan melalui sambungan telepon rumah ataupun telepon seluler dengan menghubungi Care Center 165. Layanan ini bisa dilakukan selama 24 jam tujuh hari seminggu.

Berikut cara cek status keaktifan BPJS Kesehatan Care Center 165:

  1. Menghubungi BPJS Kesehatan Care Center di nomor 165
  2. Memilih jenis layanan 1 (satu)
  3. Memilih layanan status kepesertaan Mengetikkan nomor peserta/NIK
  4. Masukkan tanggal lahir
  5. Voice Interactive JKN (VIKA) akan menyampaikan informasi Status keaktifan kepesertaan JKN-KIS

4. Layanan Mobile Customer Service (MCS)

Selain daring, pihak BPJS Kesehatan juga memberikan layanan pengecekan status kepesertaan melalui tatap muka. Layanan ini diberikan bagi peserta yang mengalami keterbatasan jaringan sehingga sulit mengakses layanan online. Layanan MCS ini dilakukan di beberapa daerah terpencil di Indonesia.

Petugas Pemberian Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) akan melakukan jemput bola ke daerah-daerah pelosok.

Peserta BPJS Kesehatan hanya perlu menunjukkan KTP, KK atau KIS untuk mengetahui status kepesertaan BPJS kesehatan mereka. Biasanya petugas akan hadir di kantor pemerintahan, seperti kecamatan/kelurahan, desa, puskesmas, alun-alun, pusat kota, pusat keramaian, pasar tradisional, sekolah, kampus, hingga Kementerian/instansi/lembaga pemerintah/badan usaha.

5. Petugas BPJS SATU

Pengecekan status kepesertaan BPJS Kesehatan bisa dilakukan secara tatap muka, melalui petugas BPJS SATU di rumah sakit yang menjadi rujukan. Petugas biasanya akan menggunakan rompi kuning yang sehingga dapat dikenali oleh peserta BPJS Kesehatan.

Untuk mengecek status kepesertaan BPJS Kesehatan melalui layanan petugas BPJS SATU, peserta perlu membawa sejumlah dokumen, di antaranya:

  1. Fotokopi KTP atau KK
  2. Fotokopi kartu KIS

6. Pengecekan di Kantor Cabang

Cara terakhir yang bisa dilakukan untuk mengecek status BPJS Kesehatan adalah dengan datang langsung ke kantor cabang BPJS Kesehatan.

Berikut tahapan cek status BPJS Kesehatan di Kantor Cabang:

  • Mendatangi kantor cabang terdekat.
  • Mengambil nomor antrean dan tunggu.
  • Menyampaikan ke petugas bahwa ingin mengecek nomor BPJS kesehatan dengan NIK.
  • Menyebutkan NIK ke petugas dan petugas akan menginformasikan nomor BPJS Kesehatan.

Itulah 6 cara cek status BPJS Kesehatan secara online dan offline. Pengecekan status BPJS Kesehatan ini penting dilakukan agar kartu tidak bermasalah saat hendak digunakan.

Dokter Usulkan Vaksin COVID-19 Booster ke-2 untuk Nakes RI, Ini Alasannya

Alasan Pentingnya Vaksin COVID-19 Booster ke-2 Untuk Tenaga Kesehatan RI

Kini Indonesia sudah menghitung waktu 9-10 bulan pasca pemberian vaksin COVID-19 booster bagi dokter dan tenaga kesehatan. Mengingat antibodi terhadap virus Corona dari vaksin COVID-19 hanya bertahan sekitar delapan bulan, dokter menyarankan pemberian suntikan booster kedua khususnya untuk para nakes.

Hal tersebut diusulkan oleh spesialis penyakit dalam, dr Andi Khomeini Takdir Haruni, SpPD-KPsi dari Junior Doctor Network Indonesia atau yang akrab disapa sebagai ‘dr Koko’.

“Kita memang sudah memulai vaksinasi booster pertama pada sekitar Agustus tahun lalu dan menurut beberapa penelitian, angka antibodi terhadap COVID yang dipicu oleh vaksinasi itu sudah berkurang sekitar delapan bulan pasca pemberiannya. Ini adalah bulan Mei, di akhir bulan Mei. Maka sekitar 9-10 bulan lalu kita sudah mulai dengan vaksinasi booster pertama,” ujarnya dalam wawancara pada tanggal (22/5/2022)

“Itu sebabnya saya merasa untuk menjaga populasi rentan dalam hal ini dokter dan tenaga kesehatan yang lain agar tetap aman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan juga yang kedua,” sambung dr Koko.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pemberian vaksin COVID-19 booster kedua adalah salah satu upaya di tengah fase transisi pandemi COVID-19 menjadi endemi. Mengingat, fase transisi tersebut bukan berarti menghilangkan keberadaan virus Corona. Walhasil, langkah kehati-hatian dengan pemberian booster kedua diperlukan.

“Kita juga perlu menjaga momentum pemulihan ekonomi kita maka dalam konteks kita sedang berada pada fase transisi dari pandemi menuju endemi yang sebenarnya tidak menghilangkan virus COVID itu sendiri, maka kita sebaiknya tetap berhati-hati termasuk dengan penerapan vaksinasi booster yang kedua,” pungkas dr Koko.

Dokter RSHS Bandung Vaksin Cacar Zaman Dulu Bisa Cegah Cacar Monyet

Dokter RSHS Bandung: Vaksin Cacar Zaman Dulu Bisa Cegah Cacar Monyet

Merebaknya kasus penyakit cacar monyet (monkeypox) di mancanegara ikut menggiring ke pertanyaan soal vaksin untuk menangkal penularannya. Menurut dokter spesialis anak konsultan di Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin atau RSHS Bandung Anggraini Alam, dari hasil riset diketahui bahwa vaksin cacar variola (smallpox) bisa menangkal cacar monyet.

“Ada satu yang menyenangkan bagi yang pernah dapat vaksin cacar dulu,” katanya kepada wartawan, Selasa 24 Mei 2022.

Vaksin cacar itu secara global diberikan lewat imunisasi sejak 1956 sampai 1980. Keberhasilan vaksinasi itu, menurut Anggraini, menghabiskan virus cacar di dunia yang dampaknya antara lain bisa membuat kulit wajah penyintasnya menjadi bopeng. “Vaksin itu walaupun untuk cacar tetapi bisa mencegah cacar monyet sampai 85 persen efektifnya,” ujar dia.

Dokter RSHS Bandung Vaksin Cacar Zaman Dulu Bisa Cegah Cacar Monyet

Tanda orang yang divaksin cacar pada kurun 1956-1980 itu adalah bekas suntikan yang membuat permukaan kulit lengan atas sedikit licin. Meskipun ada kemungkinan efektivitasnya kini sudah berkurang karena imunisasinya sudah puluhan tahun lalu, “Tapi bila terinfeksi cacar monyet akan ringan,” kata Anggraini. Sementara di negara maju kini, pemberian anti virus pada pasien cacar monyet masih dipantau lewat uji klinik (clinical trial).

Adapun soal vaksin cacar monyet dari informasi yang diperolehnya, pada 2019 sudah disediakan. Berasal dari vaksin cacar, strain virusnya berasal dari Ankara, Turki. “Diberikan dua dosis tapi ketersediaannya amat sangat terbatas,” ujarnya https://transtourism.id/.

Menurut Anggraini, awal mulai kasus cacar monyet ditemukan pada 1970 di Kongo, juga di Afrika Tengah. “Ada dua tipe yaitu super menular dan lebih berat, juga yang lebih ringan,” ujarnya. Jenis virus cacar monyet di Kongo menurutnya lebih berat dan lebih menular, sementara di Afrika Barat lebih ringan dan tidak terlalu menular. Adapun di Kamerun, kedua jenis virus itu ada.

Baik yang berat atau ringan, kata Anggraini, punya dua proses yang sama. Mulai dari virus masuk, sampai muncul gejala atau inkubasi antara 1-3 minggu dengan waktu rata-rata antara 6-13 hari. Virus itu bisa membuat demam, sakit kepala, sakit otot, punggung, menggigil, lemas, dan muncul kelenjar getah bening. “Setelah 1-3 hari demam, mulai muncul ruam di bagian muka dulu,” ujarnya.

Selain wajah bisa penuh oleh cacar, lokasi lain seperti di telapak tangan dan kaki, di dalam mulut, daerah genital, bahkan bisa muncul di mata sehingga bisa membuat gangguan penglihatan.

Menurut Anggraini, penyakit cacar monyet bisa mengenai berbagai kalangan dari anak hingga dewasa dan bisa sembuh dalam kurun 2-4 pekan. Dari kasus di Afrika, anak-anak kurang gizi rentan terkena. “Bisa menyebabkan pneumonia, kebutaan, sampai meninggal,” kata dia.

Di RSHS Bandung menurut Anggraini, tim Penyakit Infeksi New Emerging dan Re-Emerging (PINERE) telah menyiapkan prosedur penanganan dari mulai penerimaan pasien cacar monyet hingga pulang.