crazy rich indonesia

Media Asing Soroti Kasus Crazy Rich Indonesia Indra Kenz-Doni Salmanan

Media Asing Soroti Kasus Crazy Rich Indonesia Indra Kenz-Doni Salmanan

Sejumlah media asing menyoroti kasus investasi bodong yang menyeret nama Indra Kesuma alias Indra Kenz dan Doni Salmanan. Mereka menyebut kedua orang itu sebagai crazy rich Indonesia.

Al Jazeera mendasarkan sebutan itu pada fakta bahwa Indra dan Doni pernah tampil dalam program salah satu stasiun televisi swasta yang bertajuk Crazy Rich Indonesia.

Di awal tulisan tersebut, Al Jazeera menyoroti penampilan Indra sempat memamerkan pembelian kaus seharga Rp300 juta dalam acara Crazy Rich Indonesia.

Media Asing Soroti Kasus Crazy Rich Indonesia Indra Kenz-Doni Salmanan

Al Jazeera juga membahas penampilan Doni di program tersebut. Mereka menyoroti kisah Doni memberikan uang Rp1 miliar ke selebritas yang dikenal sebagai pemain gim, Reza Arap, karena sekadar iseng.

Media itu juga membahas Indra dan Doni yang selalu menyebut bahwa mereka sukses berkat aplikasi trading Binomo dan Quotex.

Meski demikian, puluhan orang lainnya justru mengaku rugi besar akibat Binomo dan Quotex. Belakangan, kepolisian RI menyatakan bahwa kedua aplikasi itu merupakan sistem penipuan investasi bodong.

Indra dan Doni akhirnya digugat dengan tuduhan penipuan, pencucian uang dan, judi online, dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dalam pemberitaan itu, Al Jazeera juga mewawancarai seorang ahli ekonomi dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), Adinova Fauri.

“Kita harus melihat lebih dari sekadar kasus Indra Kenz da Binomo. Praktik trading online ilegal di Indonesia terus berkembang meski pemerintah sudah berupaya mencegahnya,” ujar Adinova.

Sementara itu, media asal Australia, ABC News, juga memberitakan salah satu korban Binomo, Maru Nazara, yang mengaku sangat kesal ketika melihat Doni pamer kekayaan di televisi.

“Saya sangat marah, tapi di saat bersamaan juga khawatir,” katanya https://transtourism.id/.